Langsung ke konten utama

Starlight by my Family not only Aigner (part 1)

Teringat saat usia nya genap dua tahun, anak pertama ku mulai mendapat perhatian khusus terkait tumbuh kembang nya, banyak sekali milestone yang belum tercapai dan perlu dilakukan extra stimulasi baik secara motorik maupun sensorik nya. Perlahan saya dan suami menjalani dan mendampingi terapi untuk putra kami, walaupun bayak nasehat yang kami terima baik dari pihak keluarga saya dan suami maupun dari teman - teman terdekat kami, mereka bilang semua akan baik - baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan secara berlebihan. saya aamiin kan sebagai bagian dari do'a, waktu terus berjalan namun progress dari tiap terapi yang dijalani tidak memberikan hasil yang significant. Kami tidak mempermasalahkan perihal waktu, tenaga, maupun biaya yang sudah dikeluarkan karena sejati nya setiap anak sudah memiliki pundi - pundi rezeki nya masing - masing kami yakini seluruh nya sebagai qodarulloh terbaik bagi keluarga kami hingga detik ini.

Kami tidak putus asa, walaupun terkadang terasa berat tapi saya dan suami menjalani ini dengan penuh kesabaran dan keyakinan Alloh paring kemudahan dan kelancaran dari setiap ikhtiar yang kami jalani. Putra kami sempat diasuh oleh ibu mertua dan keluarga kakak ipar di kampung dikarenakan saya sedang mengandung anak yang kedua dan sudah masuk tri-semester terakhir, tetap melanjutkan terapi yang sama yang pernah dijalani sebelum nya. Setelah kelahiran anak kedua kami, beberapa bulan kemudian kami berencana menjemput putra pertama kami dan melanjutkan terapi dengan metode yang lain. 

Saya buatkan janji untuk assessment dengan seorang ahli terapis untuk anak - anak berkebutuhan khusus, yang sudah bersetifikat. observasi yang sangat singkat dengan hasil yang sangat luar biasa dan di luar dugaan, anak pertama kami di usia nya yang ke empat di diagnosa ASD (Autism Spectrum Disorder). Awal nya kondisi tersebut kuterima dengan berat hati dan rasa kecewa yang tidak berdasar secara logika, begitu pun suamiku, kami pernah berada pada fase denial, kami sadari ini tidak baik bila berlangsung terlalu lama..   (Bersambung..)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My job is not to make you happy; My job is to make you better (Part 13) 💥💥

Friday in the Morning.. 💔🙈 Dapat kabar kalau si bapak boss yang nama nya nggak boleh disebut akan berkunjung ke factory hari ini, selalu muncul negative ambience bila mendengar si bapak ini akan datang, rasa khawatir, rasa cemas, rasa tidak nyaman datang secara bersamaan hingga ingin sekali rasa nya hari ini cepat berlalu, dia bicara perihal toxic in the office.. tanpa disadari si bapak adalah pembawa toxic ke lingkungan yang dia datangin.  Pernah suatu hari si bapak meluapkan kemarahan nya pada seseorang karena sesuatu hal dan ternyata itu bukan kesalahan dari orang tersebut, memahami kondisi nya yang terkadang tidak stabil dari sisi psikologi, mengetuk pintu sisi kemanusian kita untuk bersikap memaklumi dan ber-emphaty dengan kondisi yang ada. Sikap Amarah yang diperlihatkan kepada orang lain, mungkin hanya sebagai perisai untuk menutupi kekurangan yang dimiliki, agar anggota team nya merasa takut dan cemas atau tidak memiliki keberanian untuk ber-argumentasi atau pun menuntut sesu

My Signature #15 💞 39 Years Old 💞

Senin di awal minggu di tahun 2024, sudah cukup lama kutinggalkan tradisi merayakan ulang tahun karena hal tersebut dilarang di dalam ajaran agama yang kuyakini.  Sehari sebelum nya juga sudah ku infokan kepada temanku di kantor yang biasa dijadikan  "EO"   untuk tidak membelikan kue atau membuat surprise apa pun pada hari kelahiran ku,  Yukks.. kita refresh ilmu kembali sejenak  pembahasan mengenai  ULANG TAHUN. Mengubah  Happy Birthday  menjadi  met milad  tidak lantas membuat ultah menjadi islami mengubah smoga panjang umur menjadi  barokallohu fii umrik  juga tidak lantas membuat ultah menjadi islami.. mengubah lagu HBD dengan sholawatan tidak lantas membuat ulang tahun menjadi islami. mau di islam - islam kan seperti apapun dan dalam bentuk apa pun,  p erayaan ulang tahun tetap bukan dari islam. Hukum Ulang Tahun menurut ajaran islam, Perayaan ulang tahun tidak lepas dari 2 hal ; dianggap sebagai ibadah, atau hanya adat kebiasaan saja. Kalau dimaksudkan sebagai ibadah, m

My job is not to make you happy; My job is to make you better (Part 12)

THE NEW YEAR 2024 !! COME BACK to KLIP 2024 😍 GAGAL di KLIP 2023 adalah kesuksesan yang tertunda, berbekal motto tersebut maka di awal tahun 2024 ini, Mencoba untuk kembali menulis lagi sebagai bentuk ekspresi aliran rasa dan juga menjadi salah satu metode terapi stress management menurut ku. Cukup banyak hal yang belum tercapai di tahun lalu yang penuh dengan perjuangan dalam hidup, menstabilkan financial keluarga, memulai untuk lebih fokus dengan perilaku dan pendidikan anak - anak yang saat ini sudah melewati masa balita mereka menuju masa kanak - kanak yang pasti nya akan lebih menyenangkan. Masih cukup banyak target di tahun lalu yang belum tercapai atau baru mencapai progress 50 persen, untuk target yang sudah tercapai di tahun lalu selalu disyukuri dengan mengucap :  Alhamdulillah jazakumullohu khoiroo..  Semangat dan bersyukur menjadi salah satu pondasi wajib dalam menjalani aktifitas kita setiap hari, mencari arah yang positif di setiap badai gelombang negatif yang menghampi